Sosok
Parasmu adalah yang pertama kali kulihat
Mataku menangkap setiap sudut sosokmu
Lalu bayangmu yang kemudian aku ingat
Saat itu aku tahu hanya kamu yang aku mau
Auramu selalu mengajakku untuk mendekat
Jika hilang semua itu, aku bisa rindu
Aku ingin kita tanpa batas, tanpa sekat
Ada suaramu yang selalu tengiang dalam kalbu
Semua itu berhasil membuat aku terpikat
Tapi satu tingkahmu yang buatku ragu
Ketika ada sosok lain yang selalu menguat
Dan semua rasa perlahan terkikis cemburu
Lalu kita kembali membentuk kalimat yang belum tamat.